7 Hal yang Wajib dilakukan Saat COD Smartphone/Ponsel Bekas


COD (Cash On Delivery/bayar ditempat), transaksi antara penjual dan pembeli disuatu tempat yang telah mereka sepakati. DImana mereka juga sudah saling sepakat terhadap hasil diskusi penjualan /pembelian suatu barang.

Adapun barang-barang yang siap melayani COD seperti fashion, mainan, gadget, dll. Tapi, salah satu barang yang sering diperjual-belikan dengan cara COD adalah smartphone/ponsel.

Perlu Sobat ketahui bahwa COD smartphone itu, jika Sobat sendiri tidak paham/mengetahui tentang spesifikasi dan cara mengecek smartphone yang benar, Sobat akan mudah tertipu oleh si penjual smartphone ini. 

Walaupun, sebelumnya Sobat sudah sepakat terhadap hasil diskusi Sobat dengan si penjual.

Lalu, apa saja hal yang wajib Sobat lakukan saat COD Smartphone/Ponsel bekas ?


Kenapa Mimin ngomong bekas, karena kalau smartphone/ponsel tersebut masih baru dan masih tersegel dalam dus, otomatis dalam kondisi apapun smartphone/ponsel itu Sobat harus membelinya (Setelah dilakukan kesepakatan).

1. Cek Spesifikasi Smartphone/Ponsel


Banyak sekali spesifikasi-spesikasi smartphone/ponsel yang harus Sobat cek seperti keypad atau touch screen, kamera, speaker, dll. Sobat harus cek satu per satu spesifikasi tersebut. Apakah semua spesifikasi smartphone/ponsel tersebut dapat berjalan dengan baik/tidak

Jika ada yang tidak beres (Diluar kesepakatan) terhadap salah satu spesifikasi smartphone/ponsel tersebut, Sobat harus menanyakan hal itu terhadap si penjual. Kemudian, biarkan si penjual ini memberitahukan kepada Sobat yang sebenar-benarnya.

Khusus untuk smartphone samsung, Sobat bisa menuliskan *#0# dalam dial panggilan. Dimana Sobat akan dialihkan menuju tampilan yang khusus untuk mengecek beberapa spesifikasi dan fungsi lain dari smartphone samsung tersebut.

2. Cek No. IMEI Smartphone/Ponsel


Sobat bisa mengecek No. IMEI pada smartphone/ponsel tersebut, dengan cara menuliskan *#06# pada dial panggilan . Lalu, akan muncul tampilan yang menunjukkan No. IMEI smartphone/ponsel itu. Kemudian, Sobat harus mencocokkan No. IMEI yang tertera pada tampilan itu, dengan No. IMEI yang berada pada kardus atau box smartphone/ponsel jodohnya.

Jika No. IMEI telah muncul, namun No. IMEI tersebut berbeda dengan kardus/boxnya, berarti ada 2 kemungkinan Sob :
  • Smartphone/ponsel tersebut sebenarnya memiliki kardus dan mungkin karena sudah lama tidak di urusi, kardus tersebut hilang. Lalu, sipenjual membeli/mencari kardus smartphone/ponsel yang sama sebagai tanda bukti ke Sobat bahwa smartphone/ponsel tersebut masih dalam keadaan lengkap.
  • Smartphone/ponsel tersebut sebenarnya adalah barang curian, lalu sipenjual melalukan hal yang sama seperti kemungkinan pertama. Sebagai tanda bukti bahwa itu adalah smartphone/ponsel miliknya.

Tapi, jika pada smartphone tersebut munculnya malah "NULL" atau No. IMEI tidak muncul sama sekali, mungkin smartphone itu telah mengalami error yang cukup parah. Sehingga, menyebabkan No. IMEI nya hilang atau tidak terdeteksi.

3. Cek Kondisi Fisik Smartphone/Ponsel


Sobat harus mengecek seluruh kondisi fisik smartphone/ponsel tersebut. Apakah ada yang lecet, pecah, bentet, dll.

4. Cek Segel pada Smartphone/Ponsel


Letak dan jenis segel pada berbagai merk Smartphone/Ponsel itu berbeda, Ada yang hanya tempelan kertas bulat kecil pada baut Smartphone/Ponsel, ada yang tulisan SEIN pada bagian dalam Smartphone/Ponsel, dll.

Sobat wajib mengetahui segel pada Smartphone/Ponsel  tersebut. Karena, suatu Smartphone/Ponsel yang tidak segel itu pasti pernah mengalami pembongkaran/perubahan. Entah pada mesin Smartphone/Ponsel, layar, lcd, dll.

5. Bertemu pada tempat yang strategis


Sobat harus bisa memilih tempat COD yang strategis. Karena, jika ada sesuatu yang tidak terpikirkan (Negatif) terjadi, Sobat bisa berteriak/minta tolong kepada orang setempat. Saran Mimin, pilih tempat yang agak ramai dan cukup terang (Apabila malam hari).

6. Cek Socket pada Smartphone/Ponsel


Sobat harus mengecek socket/tempat untuk meancapkan kabel data ke Smartphone/Ponsel tersebut. Yang berfungsi untuk mengisi baterai Smartphone/Ponsel itu. Sobat bisa membawa power bank untuk mengeceknya atau bisa juga numpang diwarung/tempat lain untuk mencoba bahwa Smartphone/Ponsel itu bisa dicas atau tidak. Kemudian, lihat socket/lubang tersebut, Apakah kendor atau rapat.

7. Cek Kelengkapan Smartphone/Ponsel


Cek ke-originalan semua kelengkapan Smartphone/Ponsel seperti cas, baterai, kardus, dll. Karena, jika ada yang palsu atau tidak original, nanti Sobat sendiri yang akan rugi.

Intinya .....


Semua tips-tips diatas itu sumbernya dari kesepatakan awal antara Sobat dengan penjual. Namun, jika ada yang kurang pas di hati Sobat mengenai Smartphone/Ponsel tersebut, Sobat bisa menanyakan hal itu kepada sipenjual dengan cara yang baik-baik.

Setelah semuanya selesai, maka proses jual beli pun selesai. Ditandai dengan kecocokan Sobat terhadap Smartphone/Ponsel tersebut dan penyerahan dana/budget ke penjual yang sesuai dengan kesepakatan awal.

0 Comments


EmoticonEmoticon